Saturday, May 1, 2010

Character Profile: Fuuwa-Chan's Family & Friends

Morphetopia ditinggali oleh banyak penghuni, salah satunya keluarga Fuuwa. Wujud penghuni di Morphetopia serupa dengan flora dan fauna yang ada di dunia manusia, namun bukan flora dan fauna sesungguhnya, hanya memiliki kemiripan saja. Penduduk Morphetopia disebut dengan Morphetos.

Fuuwa
"Boku... Kono tabi ni tsuzuku... fuuu....wa..."

Anak yang baik hati, rendah hati, dan tulus hatinya. Namun kadang karena ketulusan hatinya tersebut, dia jadi sering dimanfaatkan oleh pihak lain. Bila bicara selalu diakhir dengan "... fuu... wa...". Dia sangat bersedih saat Ayahnya harus meninggalkan dunia, dan saat kegalauannya itu datanglah Doot yang memiliki niat jahat. Meski dibiarkan tertangkap, Fuuwa tetap berusaha membela Doot. Ratu Nyx melemparkan Fuuwa ke dunia lain, dimana Fuuwa kehilangan kemampuan bicara dan hanya bisa menyebutkan namanya. Peri Iris mengatakan bahwa dia dapat kembali ke dunianya, jika dia melakukan kebaikan yang akan membuka Pintu Eleusenea. Dengan semangat dia menjalin hubungan dengan siapapun yang dia temui di dunia yang dikunjunginya, karena disana dia mendapat banyak pelajaran hidup, dan dia tahu dia sedang menyusuri jalan pulang...
(Wujud: Kelinci Lop)

Hunnee
"Asa Gohan desu yo... hun....."

Ibu Fuuwa yang gemar memasak, dan sangat ramah pada semua orang. Bila berbicara selalu diakhiri "...hun". Semenjak kematian Bous, Hunnee menjaga kedua anaknya baik-baik, dan berusaha untuk tetap ceria di dalam keadaan apapun. Meski sedih mendengar peristiwa yang terjadi pada anaknya Fuuwa, dia tetap memiliki keyakinan penuh bahwa Fuuwa akan segera pulang. Setiap hari dia berdoa agar anaknya itu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Sering memasak dengan ditemani oleh Bhoo, dan berusaha memberi semangat pada Chaud dan Aella yang berusaha menemukan ketiga Putri Charites dengan cara membekali mereka dengan makanan berlimpah.
(Wujud: Kelinci Lop)

Galfee
"Saa, ima asobimasho... fee.... fee...!"

Adik Fuuwa yang meski terlihat dingin, acuh tak acuh dan tidak perduli, namun sebenarnya terpukul akibat peristiwa yang terjadi pada kakaknya. Bila bicara selalu diakhiri dengan "...fee". Dia sangat rindu pada kakaknya yang sering mengajaknya bermain, karena bermain adalah hal yang paling disukainya. Diam-diam dia berusaha membantu Chaud dan Aella, dengan cara mengumpulkan informasi dari perpustakaan. Kadang dia tampil di hadapan mereka dengan mengenakan topeng untuk memberikan info terbaru yang dia temukan. Tentu saja, keduanya sudah tahu bahwa itu adalah Galfee, namun pura-pura tidak sadar agar Galfee tetap bersemangat.
(Wujud: Kelinci Lop)

Bous
"Ahaha... Jinsei ga tanoshii da yo bosu..."

Ayah Fuuwa yang sudah tiada karena sakit. Kehadirannya selalu mengundang kehangatan, karena dia senang sekali tertawa dan memeriahkan suasana dengan guyonan dan canda tawa. Bila berbicara selalu diakhiri dengan "... bosu". Semasa hidupnya dia bekerja sebagai petani yang bercocok tanam. Senang sekali berjalan kaki mengelilingi Morphetopia. Meski tidak terang-terangan, dia selalu berusaha menanamkan budi pekerti dan pelajaran hidup pada Fuuwa dan Galfee. Kadang Fuuwa merasa tidak diperhatikan oleh sang ayah, namun kematiannya menyadarkan betapa besar kasih sang ayah pada anak-anaknya.
(Wujud: Blasteran Kelinci Lop & Chinchilla)

Chaud
"Donna toki ni mo ooki egao yo... chau...."

Sahabat Fuuwa yang selalu tersenyum lebar, dan kadang bersikap polos. Terkadang bila sedang asik dengan pekerjaannya, dia bisa melupakan keadaan sekitarnya. Bila mengerjakan segala sesuatu, dia kerjakan dengan sepenuh hati. Senang sekali makan, dan gemar berburu kuliner yang aneh-aneh. Hal ini tentunya menjadi salah satu hal yang membuat dia betah di rumah Fuuwa, karena Hunnee selalu menyajikan makanan yang lezat. Bila berbicara selalu diakhiri dengan "...chau". Peri Iris mendatanginya dalam mimpi, memberitahukan mengenai peristiwa yang terjadi pada Fuuwa. Tanpa pikir panjang, dia dan Aella berusaha mencari jalan untuk mengembalikan Fuuwa, yaitu dengan mengumpulkan ke-3 Putri Charites. Namun, dia tidak menyangka, bahwa Doot perlahan mendekatinya untuk menggagalkan tujuan mereka.
(Wujud: Anjing Shiba)

Aella
"Senpai mo, Motto Ganbaroo... lala...."

Secara umur dia lebih muda dari Fuuwa, sehingga selalu memanggilnya kakak/senior, bahkan acapkali menganggapnya seperti kakaknya sendiri. Memperhatikan penampilan dan selalu ingin terlihat rapi. Selalu berusaha optimis dan senang memberi semangat untuk yang lain. Terkadang di saat Fuuwa sedang bersedih, Aella bisa tiba-tiba menelpon untuk memberinya semangat. Bila berbicara selalu diakhir dengan "...lala". Peri Iris mendatanginya untuk memberitahu mengenai ke-3 Putri Charites. Di dalam pencarian mereka, Aella mencurigai Doot yang tampak sok akrab dengan Chaud. Intuisi Aella selalu tepat, dan dia bisa merasakan hal yang tidak pas terhadap orang lain. Perlahan dia mulai menyelidiki siapa sosok yang tiba-tiba datang mengaku ingin menolong Fuuwa tersebut.
(Wujud: Ferret)

Bhoo
"Kyo wa nanka tabetai no... bhuuu... bhuuu...?"

Hadir di rumah Fuuwa setelah kematian Bous. Dia pernah diselamatkan oleh Bous semasa hidupnya, sehingga dia memutuskan untuk mendampingi Hunnee setelah kepergian suaminya. Senang membantu Hunnee memasak, karena dia sendiri sangat menyukai makanan lezat. Bila berbicara selalu diakhiri dengan "...bhuu". Walau tidak terang-terangan dia sangat menyayangi Fuuwa dan Galfee seperti kakaknya sendiri. Dengan caranya sendiri dia berusaha memberikan semangat bagi Hunnee dan Galfee seusai peristiwa yang terjadi pada Fuuwa, dan kelak menjadi salah satu kunci utama untuk menyelamatkan sang kakak yang hilang itu.
(Wujud: Babi Guinea)

"Boku-tachi wa... Tomodachi sa!!"

1 comments:

ToM kuU said...

waaaaaaahhhhh.... so surprisse.... ternyata wujud mereka kaya binatang!!!! ^^
aku bayangin si fuu wa itu seorang gadis cilik (gak cilik2 amat sih) , manis, mirip si sakura, cuman rambutnya panjang bergelombang warnannya biru... ^^
tapi ternyata salah... wakakakaka...tapi menarik kok!!!
lucu,.... lanjutkan!!! ^^